BUNDA
Semilir angin mengusik
Gugusan kabut berarak
Menyentuh dawai-dawai kenangan
Di kening padang rumput ini
Ribuan batang ilalang mengulas senyum
Dan bunga-bunga putih itu
Melukis hari seputih kasihmu
Bunda
Aku lelah menanti pertemuan
Bersama lirih sya'ir dari nyanyian rerumputan
Senyummu mengetuk jendela sukmaku
Akh bunda
Aku masih duduk di beranda ini
Menanti sore pudarkan terik siang ini
Hingga senja turun di samping nisanmu
Aku ingin
Sebelum malam menyelinap
Engkau datang menemuiku
Meski itu hanya di pelataran mimpi
Dubai, 23 11 2015
Biodata:
Rara Azzahra, kelahiran pulau madu Sumbawa 9 Oktober 1987.
Suka menulis sejak Sekolah Dasar. Mulai dari novel, naskah drama dan terakhir menjajal cerpen dan puisi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar